Cinta Abadi

Apakah kamu masih ingat film romantis Titanic ? Ada satu adegan yang paling menyentuh, ketika Leonardo Dicaprio terapung sambil memegang rakit yang di atasnya terdapat Kate Winslate. Dengan susah payah, mereka mencoba saling menyadarkan untuk nggak tertidur dengan jalan mengobrol. Namun karena air laut yang dingin, Leonardo mulai nggak dapat bertahan lama. Dan perlahan lahan Leonardo melepaskan pegangannya dan mulai tenggelam.

Waktu adegan seperti itulah, composer ternama John William, mewarnai adegan itu dengan inspirasi musicnya, sehingga penonton terhanyut suasana.

Julia Robert, dalam filmnya Notting Hill, yang menceritakan seorang artis kaya, yang jatuh cinta kepada seorang pria penjaga toko buku di salah satu sudut kota Inggris, juga terdapat satu adegan yang sangat aku suka. Ketika Julia Robert dan Hugh Grant berada di satu taman dengan sebuah bangku, theme song-nya Ronan Keating, When You Say Nothing At All mulai mengalun pelan wow, its so romantic !

Atau masih ingat kisah Richard Gere dengan Winona Ryder dalam filmnya Autumn in New York? Wah film ini juga nggak kalah romantisnya.

Aduh, aku minta maaf kalo nggak bisa menuangkan daya cinta dari adegan adegan film romantis ke dalam kata kata di blog diary-ku ini.

Siapapun sangat menyukai kisah romantis, apalagi jika terjadi dalam kehidupan mereka. Dan biasanya, semua yang berbau cinta romantis seperti buku, film ,komik selalu abadi untuk diwujudkan. Dijamin, nggak pernah habis inspirasi dalam hal cinta romantis.

Dalam rumah tangga, ada orang yang pernah bilang : awal pernikahan 5 tahun pertama itu indah, selanjutnya neraka. Nah lho ? Iya katanya jiwa romantisnya sudah tidak ada lagi, jadi suasana rumah tangga pun menjadi hambar. Hal ini terbukti di Perancis ( konon katanya dijuluki tempat paling romantis ), survei tahun 1997, 30% dari pasangan suami istri, melakukan gugatan bercerai setiap tahunnya. Dan diperkirakan setiap tahun akan bertambah naik angka perceraian disana.

Martha Tilaar, dalam pernikahannya selama 41 tahun yang dikaruniai 4 orang anak, dengan suaminya Prof. Dr. H.A.R. Tilaar, bisa dikatakan mereka termasuk salah satu pasangan suami-istri di tanah air yang sukses dalam rumah tangga. Bahkan diusia mereka yang sudah mulai senja, kemesraan mereka masih teruji. "Ibu adalah wanita yang paling cantik di dunia.." ungkap Prof. Dr. H.A.R. Tilaar.

Seperti cerita seorang temanku,
Orang tua saya, pernah hampir bercerai dikala saya berusia 10 tahun, syukurlah itu tidak berlangsung lama. Mereka sepakat rujuk kembali demi anak anak mereka. 15 tahun kemudian, ketika ayah saya mulai sakit keras, dan hampir lumpuh, dia memanggil ibu saya, dan memeluknya bahkan menciumnya berkali kali.

Cinta yang pernah hampir pudar, menjelang kematiannya, ayah saya masih bisa menunjukan cinta yang baru, yaitu cinta abadi kepada ibu saya. Tak heran ketika beliau dipanggil pulang ke pangkuan Bapa, ibu sayalah yang paling merasa kehilangan

Suatu renungan bagi kita, mungkin menonton hal yang romantis, bisa membuat kita sangat bergairah. Tetapi, ketika mengisi hidup kita dengan cinta romantis dan diakhiri dengan cinta abadi, itu akan menjadi suatu kisah yang indah. Terlebih lagi hidup kita diisi dengan Cinta akan Tuhan

Disaat kita lanjut usia, masih bisakah kita tetap setia terhadap teman hidup yang diberikanNya kepada kita ?

Mungkin saja dengan berkata, I still loving you ?

Aku berharap, perkataan seperti itu, juga tetap aku sampaikan kepada Tuhan sampai akhir hidupku dengan pasangan hidupku kelak.

0 Comments:

Post a Comment